Chord Lirik Lagu Dangdut "P"

|


PANTUN CINTA

Intro I à
(*)
L
à      Banyak bunga di taman cuma satu kupetik
            Banyak anak perawan cuma Adik yang cantik
P
à     Banyak buah semangka dibawa dalam sampan
            Banyak anak jejaka cuma Abang yang tampan

Intro IIà
Reff :
L
à      Berjuta bintang di langit Satu yang bercahaya
            Berjuta gadis yang cantik Adiklah yang kucinta
P
à     Pandai Abang merayu, hatiku rasa malu

(**)
L
à      Rumah atapnya tinggi terbuat dari bambu
            Cuma Adik kupilih dan yang selalu kurindu
P
à     Gunung puncaknya tinggi tertutup oleh salju
            Memang Abang kupilih dan yang selalu kurindu

Back to : Intro II, Reff, (**)




Patah Hati
Intro I
(*)
Terlalu besar cintaku padanya
Terlalu sayang hatiku padanya
Ini membuatku patah hati
Kala ia meninggalkan pergi

Mengapa dulu ‘ku terlalu cinta
Mengapa dulu ‘ku terlalu sayang

Intro II
Reff :
Baru kini aku alami  Betapa sakitnya patah hati
Mengapa dulu ‘ku dicintai  Kalau hanya untuk disakiti
Ya badan, mengapa begini

(**)
Tiada mungkin akan terobati Derita karena patah hati ini
Kecuali ia mau kembaliUntuk hidup bersamaku lagi
Mengapa dulu ‘ku terlalu cinta
Mengapa dulu ‘ku terlalu sayang

Back to : (*), Intro II, Reff, (**)

Tiada mungkin akan terobati Derita karena patah hati ini

PENGANGGURAN

Telah lama aku alami
Hidup tiada pegangan
Pengangguran ya Allah

Tiap hari susah makan
Anak istri bertangisan
Jadi korban ya Allah

Tiada yang mau menolong pada diriku ini
Tiada yang mau perduli akan nasibku ini
Bahkan mereka mencemoohkan penuh kebencian
Akupun selalu disisihkan dari pergaulan

Ya tuhan robbul izzadi
Tanamkan pada diriku
Kesabaran ya Allah


Pedih
Intro I
(*)

Apakah aku bersalah bila ‘ku cinta seni
Apakah aku berdosa bila aku menyanyi
Kalau tiada salah, kalau tiada dosa
Mengapa ‘ku dicegah

Apakah aku bersalah bila ‘ku cinta seni
Apakah aku berdosa bila aku menyanyi

Intro II
Reff :

Rumah yang seindah istana Terasakan bagai neraka
Seisi rumahku membenci Diriku yang mengabdi seni

Betapa hati pedih sekali Betapa pedih sekali

Back to : (*), Intro II, Reff, (*)






Pria Idaman

Intro I :
(*)
Sikapmu yang penuh kasih dan sayang
Membuat aku hai mabuk kepayang
Sifatmu yang peramah dan pendiam
Membuat aku rindu siang-malam
(**)
Juga wajahmu yang teramat tampan
Akan selalu jadi perhatian
Sungguh kau seorang pria idaman
Idamannya gadis sepanjang zaman
(***)
Sungguh sukar dicari masa kini
Orang sepertimu pria sejati
Bagaimana aku tak bahagia
Berdampingan denganmu hai kekasih

Intro II :
Reff :
Sopan-santunmu menyejukkan kalbu
Tutur-sapamu hai semanis madu
Bentuk tubuhmu lelaki perkasa
Kejujuranmu dapat dipercaya

Bact to :

Puing-puing

Pria:
Puing-puing kenangan masa lalu
Mimpi-mimpi hari indah hanyalah semu
Lupakan itu semua yang lalu biar berlalu
Biarkan itu semua terkubur bersama waktu
Dan anggaplah semua tak pernah terjadi
Dan marilah membina hidup baru lagi
Puing-puing kenangan masa lalu
Mimpi-mimpi hari indah hanyalah semu

Pria:
Kemilau salah harta bukan itu harapan
Gemilang ketenaran bukan itu tujuan
Namun yang kudamba kedamaian
Hanya yang kudamba ketenteraman

Wanita:
Siapa pun dirimu senantiasa cintaku
Siapa pun dirimu senantiasa sayangku

Pria:
Relung-relung hati yang dulu sunyi
Hari-hari kita yang dulu sepi
Cinta yang nyaris memudar kini bersemi kembali
Bak bunga merekah mekar gairah merasuk hati
‘Kan kutempuh sisa hari dari hidupku
Bersamamu dan selalu mendampingiku
Relung-relung hati yang dulu sunyi
Hari-hari kita yang dulu sepi

Duet:
Cinta yang nyaris memudar kini bersemi kembali
Bak bunga merekah mekar gairah merasuk hati
Cinta yang nyaris memudar kini bersemi kembali
Bak bunga merekah mekar gairah merasuk hati
Cinta yang nyaris memudar kini bersemi kembali
Bak bunga merekah mekar gairah merasuk hati


PRIMADONA DESA

Intro I :

Hai bunga primadona desa kau indah merekah

Ijinkanlah diriku tuk ku tanamkan dalam jambangan hati

Didalam sanubari sebagai kumbang sari

Semerbak mewangi

Intro II :
Reff :

Alam sekitar menjadi saksi, menjadi saksi akan keindahanmu

Kicau burung – burung memuji penciptaanmu

Aneka bunga menjadi iri, iri hati akan keindahanmu

Karna kumbang – kumbang bersaing mempersuntingmu


Dona dona don… primadona desa

Dana dona don… primadona desa


Purnama

He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya
He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya
Di ombak yang tenang sinarnya rembulan
Bak berlian bertaburan
He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya

Dunia yang kelam menjadi terang
Hati pun gembira

He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya

Bagi yang bercinta, malam purnama
bertambah bahagia

Maka syukurilah terangnya bulan
sebagai nikmat Tuhan

He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya
Di ombak yang tenang sinarnya rembulan
Bak berlian bertaburan
He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya
Ha... ha...
He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya
He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya
La... la-la-la-la-la-la-la, la-la-la-la-la-la-la
La-la-la-la-la-la-la, la-la-la-la-la-la-la

0 komentar:

Next Prev
▲Top▲